Halaman

Senin, 29 September 2014

Di sana Tempat Lahir Beta


Bismillah
nggak tau kenapa, jadi suka nulis, belajar sedikit-sedikit lama-lama menjadi mahir (?) ^^

Di sana Tempat Lahir Beta

 
Indonesia. Satu hal yang selalu ku syukuri adalah, aku dilahirkan, dibesarkan, di sini. Dengan begitu banyak kebermanfaatan dan kemudahan yang telah diberikan kepadaku yang tentu saja atas izin-Nya. Sering terbesit dalam benakku “Apa yang telah ku lakukan? Apa yang sudah aku perjuangkan?” tentu saja untukmu, Indonesia.
Berkali-kali bertanya, berkali-kali pula aku menemui buntu. Ya, aku tidak menemukan jawaban atas apa yang sudah aku perbuat. Tentu saja tidak, tentu saja belum, karena sampai saat ini aku masih menumpang dan tak tahu balas budi.
Semangat yang kumiliki, tekad yang kugenggam, masih sekedar pepesan kosong yang tak berarti apa-apa. Bagaimana tidak? Apa yang kupunya, apa yang kupikirkan, belum berani kulakukan. Ya. Untuk Indonesia. Dan yang paling menyebalkan, kini aku mengenyam pendidikan di kampus pendidikan, dengan jurusan pendidikan pula. Buka sebal dengan almamater ku, aku hanya kecewa dengan diriku sendiri yang belum mampu melaksanakan mimpiku sesuai bidangku.
Aku pernah bermimpi bahwa suatu saat nanti, tak akan ada lagi anak bangsa yang tak sekolah. Aku pernah bermimpi bahwa suatu saat nanti, tak akan terlihat lagi anak bangsa mengemis di jalanan. Aku pernah bermimpi bahwa suatu saat nanti, yang harus bekerja ketika seharusnya Ia bermain dan belajar di sekolah. Aku pernah bermimpi bahwa suatu saat nanti, putra putri Indonesia mengepakkan sayapnya di langit, namun tetap merendah ke bumi. Yaaaaa, suatu saat nanti. Entah kapan, entah bagaimana. Yang pasti saat ini aku pun sedang berperang melawan keegoisan dan kemalasanku agar yang berawal dari mimpi dapat menjadi kenyataan. Kenyataan yang manis tentunya.
Semoga kelak Allah Subhanahu wa Ta’ala mengizinkan aku menjadi saksi dan pelaku dalam perjuangan ini. Perjuangan melawan diriku sendiri, dengan caraku, dengan apa yang kumiliki, untukmu Indonesiaku. Untuk Negeri Tercinta. ^^

3 komentar:

  1. Bismillah. Moga Allah lancarkan dan kuatkan. Meski bukan kita yang mengalami realisasi mimpi-mimpi itu, paling tidak kita pernah ada di bagian itu kendati menjadi bagian kecil dan mungkin sedikit sekali kontribusi. Allahuakbar!!

    BalasHapus
  2. Makanya biar berkontribusi lebih itu masuk BEM FIP JADI KADEPT ADVO!!!!

    BalasHapus